Berita dan Artikel mengenai mobil – mobil yang beredar di Indonesia

Pendingin mobil atau yang biasa disebut AC mobil merupakan suatu komponen dalam mobil yang berfungsi untuk mendinginkan ruangan atau kabin mobil. Seperti yang kita ketahui temperatur udara di bumi semakin  meningkat, dengan adanya AC yang terpasang di Mobil maka penumpang yang ada di dalam mobil tersebut akan merasa sejuk. Sistem perangkat AC-pun semakin berkembang. Tidak hanya bagian dashboard depan saja yang mempunyai lubang blower sebagai tempat keluarnya udara, kini bagian tengah bahkan belakang mobil tersedia lubang keluarnya udara dingin AC. Lihat saja pada Toyota Avanza keluaran terbaru yang menggunakan AC double blower.

Seperti halnya komponen mobil yang lain, AC mobil juga dapat mengalami masalah atau kerusakan. Biasanya masalah yang sering terjadi pada system pendingin mobil ini adalah AC yang bekerja tidak maksimal. Udara yang dikeluarkan oleh AC kurang dingin atau tidak dingin. Kejadian ini banyak dialami oleh para pemilik mobil. Awalnya mereka mengira bahwa hal ini terjadi karena mesin yang baru di nyalakan sehingga udara dingin belum keluar secara maksimal. Mereka baru menyadari ketika mobil sudah lama dijalankan. Banyak dari mereka yang mengalami masalah ini langsung membawanya ke bengkel mobil.

Sebenarnya penyebab AC yang kurang dingin dapat bermacam – macam. Mulai dari penggerak system AC sampai saluran AC itu sendiri.  Seperti kondesor, radiator yang kotor serta Motor Cooling fan yang mati, yang mengakibatkan pembuangan panas dari kondesor tidak maksimal. Oil compressor yang berlebihan juga merupakan penyebab AC tidak dingin.  Periksa juga bagian saluran AC, kemungkinan ada kotoran yang menyumbat aliran udara dingin yang disebabkan oleh debu yang masuk melalui evaporator.

Agar kejadian masalah di atas tidak terjadi di mobil anda dan tidak menguras kantong anda, ada beberapa cara untuk memperlakukan AC kendaraan secara benar sebagai berikut :

  1. Bersihkan selalu bagian kondesor AC, karena kotoran atau debu yang menempel pada komponen ini dapat mengakibatkan korosi.
  2. Selalu jaga kebersihan kabin mobil, terutama bagian bawah seperti karpet. Untuk mengurangi debu yang masuk ke evaporator AC.
  3. Matikan AC terlebih dahulu jika akan menghidupkan mesin mobil, hal ini agar komponen kelistrikan yang berhubungan dengan AC tetap awet.
  4. Jangan menurunkan temperature AC ketika mobil sedang melaju kencang karena semakin kencang putaran mesin maka aliran listrik yang di alirkan juga semakin banyak sehingga perlu diimbangi dengan penggunaan ACyang maksimal serta untuk mengurangi panas mesin yang meresap ke dalam kabin.

Menggunakan AC Mobil sesuai prosedur yang benar memang sangat disarankan agar system AC tersebut tetap berfungsi secara maksimal. Selain itu, kita juga harus rutin melakukan servis dan mengganti rutin komponen – komponen AC yang fast moving seperti Receiver Dryer dan oil compressor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: